Pemerhati bola sepak Indonesia, Akmal Marhali, melontarkan pandangan berbeza apabila menjelaskan bahawa saingan Piala ASEAN FIFA 2026 sudah seakan diatur.
Dalam sebuah podcast yang tular, Akmal berkongsikan: "FIFA ASEAN Cup 2026 sudah diatur Indonesia juara. Pembahagian kumpulan tidak bertemu Thailand, tidak bertemu Vietnam.
“Dan ranking pasukan di bawahnya Indonesia itu (kumpulan) di bawah Indonesia rankingnya. Ya kan?” katanya seperti yang tular di media sosial baru-baru ini.
Pengamat Sepak Bola Akmal Marhali Sebut Indonesia Juara Setingan di FIFA ASEAN Cup 2026 Pengamat sepak bola Akmal Marhali menilai penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 terkesan menguntungkan Timnas Indonesia. Ia menyoroti pembagian grup yang membuat skuad Garuda tidak langsung berhadapan dengan dua rival kuat Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam. Menurut Akmal, posisi lawan yang dihadapi Indonesia juga dinilai menguntungkan. Ia menduga faktor besarnya basis suporter serta potensi pasar sepak bola Indonesia menjadi pertimbangan tersendiri bagi penyelenggara turnamen. Akmal menilai Indonesia memiliki daya tarik komersial yang besar di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, langkah Timnas Indonesia hingga partai final dianggap dapat meningkatkan antusiasme penonton sekaligus memberikan keuntungan bagi penyelenggara. Meski demikian, penilaian tersebut berkaitan dengan dugaan mengenai format kompetisi dan kepentingan komersial turnamen. Hal itu belum menjadi bukti bahwa hasil pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 telah diatur untuk memastikan Indonesia menjadi juara.
Untuk rekod, Indonesia yang diundi dalam Kumpulan A bersama Malaysia, Bangladesh dan Singapura bergelar juara edisi perdana kejohanan itu selepas menewaskan Thailand di pentas akhir.
BELUM LAMA INDONESIA JUARA, EH SEKARANG MALAH DITUDING UDAH DI-SETTING? Waduh, Akmal Marhali bikin pernyataan panas nih! Menurutnya, FIFA ASEAN Cup 2026 sudah di-setting agar Indonesia jadi juara. Akmal menyoroti pembagian grup yang dianggap menguntungkan Garuda, ditambah besarnya pasar sepak bola Indonesia. Tapi perlu diingat, ini masih opini Akmal, bukan bukti adanya pengaturan pertandingan. Nah, menurut kalian gimana? Indonesia emang diuntungkan format turnamen, atau gelar juara ini murni hasil perjuangan Garuda? 👀
— Voxteraa (@piala_talk) October 13, 2026