Hal Ehwal Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan hukuman denda sebanyak 90 juta rupiah (RM20,376) serta larangan hadir ke stadium bagi aksi di tempat lawan buat penyokong Persija Jakarta dalam setengah musim saingan liga susulan insiden rusuhan penyokong baru-baru ini.
Sebelum ini tular sebuah video kekecohan antara penyokong Persita Tangerang dan Persija Jakarta di Stadium Antarabangsa Banten ketika aksi kelima Liga Indonesia sehingga perlawanan terpaksa dihentikan hampir 30 minit.
Dalam video itu menyaksikan keadaan menjadi tegang melibatkan kawasan tempat duduk penonton apabila kedua-dua penyokong tuan rumah dan pelawat bergaduh dan mengganggu rentak permainan.
RESMI: Inilah sanksi yang diterima Persija Jakarta & Persita Tangerang dari Komdis PSSI terkait keributan supporter. 🟠Sanksi Persija Jakarta: → Larangan supporter Persija Jakarta datang ke laga away selama setengah musim. → Persija Jakarta terkena denda Rp30juta (keributan supporter) → Persija Jakarta kena denda Rp60juta (menyalakan petasan 3x & pelemparan flare 1x) 🟣 Sanksi Persita Tangerang: → Larangan supporter Persita Tangerang hadir dalam pertandingan away saat lawan klub Persija nanti. → Persita Tangerang terkena denda Rp40juta (gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan sebagai penyelenggara pertandingan)
— FaktaBola (@FaktaSepakbola) October 21, 2026
"Rusuhan berlaku dengan penyokong melontar batu dan berkejar-kejaran antara penyokong Persita Tangerang dan Persija Jakarta.
"Terdapat kecederaan. Keputusan: Penyokong Persija Jakarta dilarang menghadiri enam perlawanan di tempat lawan dan didenda Rp 30,000,000," menurut keputusan itu.
🚨CHAOS!!! Pertandingan Persita vs Persija harus dihentikan akibat chaosnya supporter. Ga pernah belajar ya ini supporter, dari kejadian sebelumnya. 😔 Si dia lagi aja 🥲 🎥kbanews https://t.co/va3MtrSVCN
— Xabilonia Indo (@Xabilonia) October 17, 2026